oleh

5 Kebiasaan Kaum Milenial Bikin Kantong Jebol dan Cara Mengatasinya!

Di era milenial saat ini pola hidup seseorang berubah menjadi lebih konsumtif hal itu mempengaruhi keadaan finasial pribadinya. Pola pikir yang ingin serba instan, seperti hanya dengan duduk diam dapat hasil yang kita inginkan dalam sekejap juga akan memperburuk kondisi keuangan. Jika kita membiarkan pikiran serba instan menjadi kebiasaan kita maka akan akan menghancurkan menajemen finansial pribadimu.

Pola pikir yang tidak mau repot dan susah secara tidak sadar kamu akan rela menghabiskan banyak uang untuk hal yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. Sadar gak jika 5 kebiasaan ini yang membuat keuanganmu jebol?

1. Selalu tergoda membeli Gadget keluaran terbaru

Sudah menjadi resiko anak milenial yang hidup diera dimana semua serba mewah dan murah. Saat ini kita hidup dikelilingi dengan teknologi yang serba canggih, dan sudah bukan sesuatu yang asing lagi bagi kita. Perkembangan teknologi yang begitu cepat seakan sengaja untuk menyasar keinginan anak milenial. Banyak anak milenial yang seakan terjebak dengan keadaan itu tapi sebenarnya tidak baik untuk keuangan finansial anak milenial. Dan anehnya banyak anak milenial sekarang menjadikan perkembangan gadget terbaru jadi barang untuk memenuhi gaya dan gengsi.

Kebiasaan itu membuat cara hidupmu tidak efektif karena akan membuat kantongmu jebol. Coba saja pikir pakai logika dimana teknologi terus berkembang, jika ingin menuruti keinginan memiliki gadget terbaru maka tidak akan ada habisnya karena akan selalu ada yang terbaru dan otomatis itu tidak akan baik untuk kantongmu.

SOLUSI?

Belilah gadget yang sesuai dengan kebutuhanmu. Cek spesifikasi lewat google atau tanyakan dengan teman atau keluargamu terlebih dahulu apakah sesuai dengan yang kamu butuhkan. Kemudian sesuaikan dengan isi kantongmu agar tidak sampai melewati batas kemampuan. Ingat! Jangan pernah menuruti keinginan atau gengsi semata karena tidak akan ada habisnya.

2. Tergiur diskon aplikasi berbayar

Aplikasi yang sekarang bisa didownload dengan gratis faktanya masih bisa mencari uang dengan cara menerapkan fitur premium ketika pengguna ingin mendapatkan fitur lebih dari aplikasi tersebut.  Dulu aplikasi masih berbentuk sederhana dan belum ada transaksi digital untuk membayar sebuah layanan. Namun, sekarang banyak aplikasi berbayar yang dengan sengaja untuk disiapkan untuk membuatmu merogoh kantong.

Perlu kamu ketahui bahwa itu adalah salah satu trik marketing pengembang layanan untuk mendapatkan pemasukan dari aplikasi. Kita boleh saja membelinya namun harus selalu ingat dengan apa yang kita butuhkan.

Beberapa layanan digital yang memang disiapkan untuk membuat kantongmu jebol diantaranya aplikasi streaming KDrama online, streaming musik, game online, juga bisa menyedot pengeluaran bulananmu jika tidak berhati-hati.

SOLUSI?

Kamu bisa menggunakan versi gratis atau versi lite biasanya tersedia, jika tidak ingin kantongmu jebol. Perlu diingat bahwa meskipun aplikasi tersebut ketika didownload gratis, tapi para pengembang aplikasi dengan sangat pintar memasang jebakan dalam aplikasi supaya kamu mau membayar lebih untuk fitur tertentu.

3. Suka membeli makanan di luar atau delivery

Order delivery memang praktis dan hemat waktu menjadi alasan orang malas memasak di rumah. Padahal akan lebih hemat jika bisa membuat makanan sendiri dirumah. Tidak bisa masak? Ya belajar, dengan belajar memasak sendiri maka kamu bisa jadi punya skill baru dan bisa bereksperimen sesuai seleramu.

Kebiasaan membeli makanan di luar yang belum tentu sehat dan higienis juga bisa menjadi ancaman kesehatanmu, dan itu merupakan invesatasi yang buruk untuk tubuh. Alih-alih hemat dengan membeli makanan siap saji, yang ada malah akan menyakiti tubuhmu sendiri dan pasti akan membutuhkan biaya lagi untuk berobat .

SOLUSI?

Sebaiknya mulai saat ini belajar masak sendiri dirumah, kamu bisa belajar melalui youtube dimulai dengan yang mudah terlebih dahulu. Jika sudah mahir bisa eksperimen masakanmu sesuai selera sendiri. Jadi jangan mengandalkan delivery order yang menghabiskan uang dan belum tentuk enak rasanya.

4. Hobi belanja diplatform online store

Sekarang banyak sekali online store yang siap membuatmu tergoda dengan penawaran yang gila-gilaan, dengan menawarkan diskon yang memanjakan mata ketika kamu membuka apliaksi online store. Jika kamu tidak bisa mengontrol diri maka akan termakan rayuannya untuk segera memilikinya.

Banyak mengatakan jarang belanja namun kalap saat melihat ada diskon besar dan tidak bisa menyelamatkan dompetnya. Cara belanja seperti ini berbahaya untuk keuanganmu karena saat diskon semua barang yang tidak kamu butuhkan akan ikut terbeli secara tidak sadar, seperti tidak mau melewatkan kesempatan emas diskon besar yang sebenarnya jadi petaka untuk dompetmu.

SOLUSI?

Prioritaskan hal yang kamu butuhkan bukan yang kamu lihat, karena yang kamu lihat belum tentu dibutuhkan. Jika ingin membeli sebaiknya pintar-pintar untuk mencari kode voucher diskon yang benar-benar potongan diskon bukan hanya yang terlihat diharga pajangan aplikasi, karena salah satu trik dari marketing jualan yaitu naikan harga 100 persen kemudian potong 50 persen jadi hitungan harganya sama saja. Cari juga voucher gratis ongkir untuk mendapatkan harga total yang lebih hemat.

5. Suka cari mudahnya untuk kebutuhan sendiri

Semua kebutuhan sekarang dikemas dalam berbagai cara untuk lebih mudah didapatkan. Misalnya saja membereskan rumah ada jasa bersih-bersih online, malas bawa kendaraan naik jasa trasnportasi online, malas nyuci baju tinggal laundry.

Jika saat ini pikiranmu seperti ini, semua kamu mau mudahnya saja maka akan menyakiti dompetmu sendiri. Semua hal yang bisa kamu kerjakan sendiri sebaiknya jangan menggunakan jasa orang lain jika tidak ingin menguras dompetmu.

SOLUSI?

Coba usahakan jangan malas bergerak untuk memenuhi kebutuhan hidupmu sendiri. Jangan takut capek saat melakukannya kalau gak mau boros, toh itu juga untuk kebutuhan dirimu sendiri.

 

Salam milenial!

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed